Dua Polisi Gugur di Jalur Evakuasi Longsor Cisarua, Tewas Terjepit Truk TNI Saat Bertugas

Admin Redaksi
0

 


QueenNews.co.id /Cisarua,  – Tragedi kemanusiaan kembali menorehkan duka mendalam. Dua anggota Polres Cimahi, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan menangani bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya tewas setelah sepeda motor yang dikendarai tertabrak dan terjepit di antara dua truk milik TNI AD di jalur evakuasi Jalan Cimeta, Desa Tugumukti, Sabtu (24/1/2026).


Peristiwa nahas itu terjadi ketika kedua korban sedang bergerak di jalur sempit dan menurun yang digunakan sebagai akses utama evakuasi korban longsor. Berdasarkan informasi awal, truk TNI di depan korban diduga berhenti mendadak, sementara truk di belakang tidak sempat menghindar. Motor yang ditumpangi kedua polisi berada tepat di posisi paling rawan, hingga akhirnya terjepit dan menyebabkan keduanya meninggal dunia di lokasi.


Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Setiawan menetapkan kedua korban sebagai gugur dalam tugas. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat anumerta, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka dalam tugas negara. Prosesi pemakaman dilakukan secara kedinasan, disertai penghormatan penuh dari institusi Polri.


“Ini duka mendalam, namun tugas kemanusiaan tetap harus berjalan. Evakuasi korban longsor menjadi prioritas utama kami,” tegas Kapolda Jabar.


Tragedi ini terjadi di tengah situasi darurat bencana longsor yang melanda Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Cisarua. Longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari tersebut menimbun sekitar 30 rumah warga. Hingga Minggu (25/1/2026), tim SAR gabungan melaporkan sedikitnya 8 hingga 9 korban meninggal dunia, sementara 81 hingga 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Sebanyak 25 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor, dengan tantangan medan ekstrem dan ancaman longsor susulan.


Sementara itu, insiden kecelakaan yang menewaskan dua anggota Polri masih dalam proses penyelidikan. Polisi mendalami kronologi lengkap, termasuk kemungkinan faktor teknis kendaraan, kondisi jalan, serta prosedur pengamanan di jalur evakuasi. TNI AD juga menyatakan akan memberikan penjelasan resmi dan kooperatif dalam proses investigasi.


Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan tingginya risiko yang dihadapi aparat di lapangan, sekaligus menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dalam operasi tanggap bencana. Sesuai Kode Etik Jurnalistik, pemberitaan ini disusun secara berimbang, tidak menghakimi, serta mengedepankan kepentingan kemanusiaan dan fakta yang terverifikasi.


“Kami kehilangan dua anggota terbaik yang gugur saat menolong sesama. Negara berduka,” ujar seorang pejabat Polda Jabar. (Isbat Usman)


(Sumber: Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Setiawan)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!