(ketua presidium Siaril di PMJ dan Kemenag RI)
Queennews: Serikat Alumni Raden Intan Lampung (SIARIL) JABODETABEK memastikan diri akan turun ke jalan. Hari ini, Senin (9/2), SIARIL resmi menyerahkan surat pemberitahuan aksi massa ke Markas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya sebagai langkah administratif menjelang aksi besar yang dijadwalkan pada Kamis mendatang.
Aksi ini merupakan tindak lanjut dari berbagai keresahan terkait kondisi internal UIN Raden Intan Lampung (RIL) yang dinilai semakin memprihatinkan di bawah kepemimpinan saat ini.
Detail Rencana Aksi:
* Hari/Tanggal: Kamis, 12 Februari 2026
* Waktu: 13.00 WIB s.d. Selesai
* Titik Aksi: Kantor Kementerian Agama RI (Kemenag RI), Jakarta
Poin Gugatan: Menag Harus Ambil Tindakan Tegas
Ketua Presidium SIARIL, R Basuki, menegaskan bahwa aksi ini membawa misi penyelamatan marwah institusi. Berdasarkan catatan kritis yang juga sempat mencuat di media Queennews.co.id, SIARIL membawa lima poin tuntutan utama:
1. Evaluasi Kinerja Rektor & Warek 1: Mendesak Menteri Agama RI segera mengevaluasi total kinerja Rektor UIN RIL (Prof. Wan Jamaluddin) serta Wakil Rektor 1 (Prof. Alamsyah). Keduanya dinilai gagal menjaga integritas dan tidak mampu membawa prestasi substansial bagi kampus.
2. Audit Investigatif Korupsi & Pungli: Menuntut pengusutan tuntas atas dugaan praktik Pungutan Liar (Pungli) serta KKN yang mencederai nilai-nilai pendidikan Islam.
3. Hentikan Komersialisasi Fasilitas Negara: Mengecam keras pengalihan pengelolaan Sport Center UIN kepada pihak swasta. SIARIL menilai fasilitas negara adalah hak dan seharusnya digunakan untuk pengembangan bakat mahasiswa, bukan justru dijadikan ladang bisnis yang merampas hak-hak akademik.
4. Mosi Tidak Percaya: Menyatakan kepemimpinan saat ini telah kehilangan legitimasi moral karena lebih berorientasi pada profit ketimbang pelayanan pendidikan.
5. Dukungan Kepemimpinan Baru: Memberikan dukungan penuh kepada Prof. Dr. Hj. Fitri Yanti, M.A. sebagai figur yang dinilai memiliki integritas untuk mengembalikan marwah UIN Raden Intan Lampung.
"Satu Komando"
R Basuki memastikan massa SIARIL akan bergerak dalam satu komando untuk memastikan aspirasi tersampaikan secara lugas namun tetap tertib sesuai hukum yang berlaku.
"Surat sudah diterima Polda Metro Jaya. Kami sudah matangkan konsolidasi. Kamis nanti, kami pastikan suara alumni akan terdengar kencang di Kemenag. Ini soal harga diri almamater yang tidak bisa ditawar lagi," tegas R Basuki usai menyerahkan berkas di Mapolda Metro Jaya.
SIARIL juga mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan untuk mengawal tuntutan ini demi perubahan nyata di tubuh UIN Raden Intan Lampung.
